Archive for May, 2007

Pilih jadi Wortel, Telur,atau Kopi ?

Wednesday, May 23rd, 2007

Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan
menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak
tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah
untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul
masalah baru.

Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci
dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah air di panci-panci
tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur
di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia
membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan
menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan
sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan
wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya
di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?" "Wortel,
telur, dan kopi" jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan
memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa
wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan
memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur
rebus yang mengeras. Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi
kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas.
Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini, Ayah?" Ayahnya
menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi kesulitan yang sama,
perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi
setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak.

Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya
yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras.

Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam
rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut. "Kamu termasuk yang
mana?," tanya ayahnya. "Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau
menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?"

Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya
keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah,
menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.

Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan
jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati,
perceraian atau pemecatan menjadi keras dan kaku. Dari luar
kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan
jiwa dan hati yang kaku?

Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas,
sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang
maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu
terpanas, kopi terasa semakin nikmat. Jika kamu seperti bubuk kopi,
ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik
dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.

MediTaTion

Monday, May 7th, 2007

Bayangkan dirimu berada di tepi pantai
Sejenak melepas kepenatan, beban di hati dan pikiran
Luangkan waktumu untuk sejenak menikmati
luasnya pantai, air laut, debur ombaknya yang membasahi kaki,
burung-burung laut yang berterbangan bebas
diatas pantai, serasa ngga punya beban hidup ;)
Langit biru dengan awan beriringan,
hembusan anginnya yang menyejukkan jiwa dan raga,
Merasakan hangatnya pasir laut menyentuh telapak kaki,
sambil melihat binatang laut yang kadang-kadang muncul dipermukaan…

Rasanya sungguh tenang dan nyaman
Menikmati suasana damainya…
Kalau saja suasana damai itu ada terus dalam hati kita,
hidup akan terasa ringan untuk dijalani.

Rasakan tiap udara yang kau hirup,
Rasakan tiap angin yang menyentuh kulitmu,
Rasakan tiap detak jantungmu yang masih berdenyut,
Semoga kita masih bisa bersyukur dengan apa yang kita punya saat ini.
God Bless You.

My LoVe to You

Sunday, May 6th, 2007

( Puisi bagus..)

You’re the one, who stole my heart,
Who can take my breath away.
You’re the one, that makes me smile,
In everything you do and say.

You’re the one, I’m dreaming of,
You are in my dreams every night.
You’re the one, I want by my side,
So you can hold me so tight.

You’re the one, I want in my arms,
To hold just you all night long.
You’re the one, my passion burns for,
To show you our love is strong.

You’re the one,I’m longing for,
To always feel your tender touch.
You’re the one, my heart belongs to.
Because, I love you so very much.